Ketemu lagi dengan Rioplworks. Kali ini setelah menulis review tentang supermarket viral, saya akan menulis lagi iklan-iklan yang pernah diingat pada era 2000’an dan 2010’an. Sayangnya sekarang sudah jarang nonton TV lagi karena kesibukan yang luar biasa… Saya cuma nonton TV kalau ada butuh, terutama kalau ada event besar, balapan MotoGP dan Persib main saja…
Dari daftar iklan dibawah ini, sebagian iklannya tidak ditemukan dan sebagiannya lagi sudah ada di YouTube.
Berikut adalah iklan-iklan yang saya ingat-ingat dahulu…
Iklan Suzuki Arashi, salah satu motor yang relatif kurang terkenal dahulu. Versi audionya sudah saya rekam dulu dan bisa dilihat di channel Youtube saya.
Iklan Milk Jus versi “marchng band”, sempat direkam juga namun cuma audionya saja.
Iklan AC Toshiba Daiseikai atau Daisekai. Saya masih ingat sebagian lirik lagu dari iklan ini.
“Hey you! Cool Baby! Say hi to Toshiba Daiseikai… (saya lupa lagi pertengahan jingle iklan ini) AC Nyaman dan Segar, AC Toshiba Daiseikai, I say you say Daisekai… Toshiba!”
Iklan kacang “Morning” dari Dua Kelinci. Konon ini adalah iklan terakhirnya alm. Basuki Srimulat.
Iklan Hello Panda. Sering muncul saat jeda iklan acara Doraemon dulu.
Iklan Aqua Splash of Fruit, masak buah-buahan bisa nyanyi…
Iklan minuman Root Beer yang modelnya Ben Kasyafani, dimana orang yang terkena botolnya dia akan joged-joged, mulai dari pramugari hingga satpam.
Iklan obat atau jamu herbal bermerek “Oksi”, dan slogannya adalah “Khusus Untuk Pria”. Ini muncul sekitaran tahun 2000 kalau nggak salah.
Iklan Rexona versi girlband Blink, mempromosikan lomba “cover dance”.
Iklan Puteri Spalsh Cologne yang menampilkan seorang polisi yang memvonis seorang cewek dengan kalimat “Kamu adalah Terdakwa! Terbukti Tidak Wangi!”
Iklan salah satu caleg dari salah satu partai berwarna biru (maaf nama partainya tidak disebut), dimana di akhir slogan si caleg menjanjikan bahwa dia “Tidak Poligami!” Ini tayangnya pasa kampanye pemilu legislatif tahun 2009 kalau nggak salah.
Iklan Ena’o versi Ade Rai. saya pernah menemukan iklan itu tapi hanya separuh dan audionya saja. Iklan ini diakhiri dengan slogan “Energi Ena’o, Ayo!”
Iklan sebuah MLM yang menampilkan orang-orang tarik tambang atau kerja bakti, sambil berteriak “Kerjasama! Kerjasama!”
Iklan Shampoo Clear sekitar tahun 2002 versi roller coaster atau bianglala(?), slogannya “Clear, Ketombe Hilang Rambut Wow!”
Iklan Energen versi Perut Keroncongan. Iklan ini cukup lucu menurut saya, karena ada orkes keroncongan di dalam perut segala…. Namanya juga visualisasi kreatif.
Iklan Kopi Ener-G versi Mbah Marijan. Saking sukanya sama iklan ini, saya sampai mempraktekkan cara minum kopi ini ala Mbah Marijan ketika istirahat sekolah dulu sama teman-teman… Kopi Energi!
Iklan Buster Cream Nyonya Meneer. Saya masih ingat jingle iklan ini yang berbunyi “Pakai Buster Cream….!” Sudah saya tonton lagi iklannya di YouTube lewat jeda iklan dari Metro TV, dan nama mereknya ternyata Buste Cream, bukan Buster Cream. Iklan ini kalau tayang pada 2023 gimana ya???
Iklan Kacang Atom Garuda versi rasa pedas. Saya masih ingat jingle iklannya, “Kacang Atom, Endangggg(?)”
Iklan Axis versi Internet Untuk Rakyat, Iritology No. 36(?), dan kiper Hap.
Iklan permen semacam Relaxa, namun ada isinya dan mereknya saya lupa. Tayang sekitaran tahun 2003 kalau nggak salah.
Iklan minuman Finto dan Kola-Kola. Yang iklan Finto sudah saya tonton lagi di YouTube dan menampilkan burung kakatua yang berkicau “Finto… Finto…” lalu iklan Kola-Kola versi bule yang ditanya seorang anak, “Mister mister, ini kan bahe kola…”
Iklan Antangin JRG versi sepak bola. Iklan ini terinspirasi dari film Shaolin Soccer dengan Basuki sebagai pelatihnya.
Iklan mesin cuci yang menampilkan mantan pemain Persib, Firman Utina. Mereknya saya lupa lagi.
Iklan Rinso yang menampilkan ibu-ibu masuk mesin cuci dan ngomong “Mesin cuci butuh noda! mesin cuci butuh noda!”
Iklan yogurt Heavenly Blush versi jalan-jalan ke Jepang. Jinglenya enak sekali!
Iklan minuman Jahe Keraton yang menampilkan jargon “Praktis… Tinggal currrr… tikitik kitik!”
Iklan minuman Sisri, saingannya Teh Botol dulu pada 2006. Salah satu iklannya menampilkan anak-anak SD yang sedang istirahat dan memperlihatkan huruf-huruf Teh Sisri. Saya masih ingat percakapannya sampai sekarang, “Minuman apa sih? S, I, S, R, I. TEH SISRI!!!” Kemarin-kemarin ini saya baru menonton iklan ini lagi…
Iklan Kopi Susu 28, sering tayang di Indosiar pada awal 2000an. Slogannya adalah “Kopi Susi 28, Berani Diadu!”
Iklan Kopi Afdol. Muncul sekitaran tahun 2006 dan slogan iklannya adalah “Kopi Afdol, Kopi Enak Euy!”.
Iklan parfum She versi Gita Gutawa.
Iklan Yamaha Nouvo versi Michael Owen.
Iklan Yamaha versi Valentino Rossi. Saya masih ingat slogannya dari si VR46 yaitu “It’s exciting! Yamaha, Ciao!”
Iklan oli Yamalube, dimana dahulu Rossi atau Lorenzo yang ngucapin “Yamaha Motornya, Yamalube Olinya”
Iklan pelumas motor Pertamina Enduro versi bengkel dan dibintangi oleh Basuki. Percakapan awal iklannya lupa lagi…
Biker cewek: “Mana yang tahan lama?”
Tukang bengkel 1: “Tahan lama???”
Tukang Bengkel 2: “Enduro…”
Basuki: “Gitu Loh…”
Narator: “Enduro, Pelumas Pertamina.”
Biker Cewek: “Yang tahan lama Enduro!!!”
Basuki: “Gitu Loh…”
Ikla obat Irex versi sepakbola. Menampilkan almarhum HIM Damsyik alias Datuk Maringgih. Tayang sekitaran tahun 2002, menyambut piala dunia kayaknya.
Iklan Bank Bukopin (sekarang KB Bukopin) yang mempromosikan kartu ATM yang bisa dipakai dimana saja. Jinglenya begini, “Kartunya Satu ATM-nya Banyak, Kartunya Satu ATM-nya Banyak…”
Iklan Mie Selera Rakyat versi parade atau kampanye, tayang sekitaran tahun 2006.
Iklan On Clinic versi Ikang Fawzi, tapi yang jinglenya “Pria On Clinic… Keluarga Harmonis, Bahagia Selamanya… Lima Ratus Kosong Kosong Satu…” Versi yang lainnya ada di Youtube.
Iklan sepatu Carvil versi di kelas. Ada anak yang menjadi hakim, lalu pilot, astronot, bahkan jadi Gatotkaca. Slogannya masih hafal sampai saat ini, yaitu “Ngai Juga Pake… Hahahahahaha….” Iklan ini tayangnya sekitaran 2012-2013 kali ya…
Iklan sabun Giv antara tahun 2000 atau 2001, mengenalkan bungkus barunya. Yang pasti menampilkan seorang model diantara bunga-bunga kalau nggak salah. Slogan akhirnya adalah “Giv Baru, Pilihanku…”
Iklan TelkomNet Instan versi seluncur indah. Nomornya masih ingat itu, 080989 empat kali…
Iklan Kratingdaeng yang memplesetkan lagu rap yang saya lupa lagi artisnya, liriknya kalau nggak salah, “Capek Yo, Letih Yo…”
Iklan permen Fisherman’s Friend, versi adu penalti sepak bola. Slogan akhirnya adalah “Fisherman’s Friend. Your Friend, Always…”
Iklan Finto Mangga dengan slogan “Cool Men!”
Iklan Enervon-C versi band Gigi, ceritanya seluruh band Gigi mulai tumbang satu persatu kecuali Armand Maulana. Jingle dari iklan ini yaitu “Oooohh Enervon C, Bantu Jaga Kondisimu!”, dan ada juga versi lain, di akhir iklan ada yang menanyakan masalah lambung, yang bunyinya seperti ini: “Masalah Lambung? Ah, gosip…”
Iklan Extra Joss yang menampilkan cara-cara menikmati Extra Joss dengan cara lain, misalnya dicampur susu, teh, dsb.
Nah itu saja daftar iklannya yang masih diketahui oleh saya sampai saat ini, sekali lagi saya jelaskan bahwa iklan-iklan ini ada yang hilang maupun yang sudah ada di Youtube. Sekian dulu nulisnya, saya mau ngumpulin duit buat beli Football Manager 2024 nih…
Bandung, 20 Oktober 2023
Artikel ini diterbitkan pertama kali pada 20 Oktober 2023, dan direvisi pada 24 Oktober 2023.
Berjumpa lagi dengan Rioplworks… Sekian lama setelah menulis artikel iklan-iklan jadul dan Football Manager, kali ini saya akan membagikan pengalaman saya masuk ke salah satu supermarket yang sedang viral saat ini, yaitu KKV!
Saat ini di kota Bandung, KKV sudah memiliki dua cabang yaitu di Festival Citylink dan Paris Van Java. Saya sudah mengunjungi kedua tempat ini, yaitu di PVJ tujuh kali dan di FCL delapan kali juga, jadi totalnya lima belas kali kesana (per 5 Februari 2024).
Di tulisan ini saya akan berbagi kisah pertama kalinya saya mengetahui dan kemudian berbelanja di KKV.
Pada mulanya saya suka melihat orang-orang bawa paperbag kuning berlogo toko itu di hadapan saya, ketika sedang sibuk jalan-jalan di kantor. Setelah melihatnya, saya mikir-mikir kalau toko itu lokasinya dimana ya?
Lalu pada pertengahan Juli 2023, ketika saya baru saja pulang dari sebuah acara di daerah Pasir Koja, saya pulang lewat Jalan PETA, dan di sekitaran Festival Citylink terdapat poster pembukaan sebuah toko baru disana. Wah setelah disidik-sidik ternyata KKV buka cabang disana…
Dan seminggunya lagi, kali ini setelah saya pulang dari sebuah acara di gedung Persis di Jalan PETA, saya memberanikan diri untuk pergi ke Festival Citylink. Sesudah meminta izin ke teman-teman, saya langsung pergi kesana dalam waktu yang singkat, karena jaraknya yang cukup dekat.
Setelah sampai di dalam mal, saya mencari-cari toko yang viral itu. Dan… akhirnya ketemu juga lokasi KKV, letaknya di Lantai 1 depan eskalator. Saat pertama kali disana, ternyata toko itu… sama seperti supermarket biasa, tapi sangat kekinian dan estetik! Nuansa kuning begitu mendominasi di toko ini.
Disana banyak sekali barang yang sangat beragam dan variatif. Mulai dari makanan ringan, minuman, kosmetika, mainan anak-anak, hingga perlengkapan mandi juga ada di toko ini!
Pertama-tama saya ke tempat khusus makanan, disana banyak sekali jenis makanan yang dijual antara lain biskuit, snack, permen dan coklat, salah satunya saya sempat membeli coklat khas NTT disitu, dan rasanya enak sekali!
Lalu disana juga ada tempat khusus yang menjual mie. Beragam jenis mie instan ada di sini, mulai dari mie instan khas Korea, ramen instan ala Jepang, lalu mie instan selera pedas… bahkan cuanki instan juga dijual. Keren pisan euy!
Disana juga saya menemukan berbagai macam kosmetika lainnya yang dijual. Selain itu, terdapat pula sampo, pasta & sikat gigi, busa buat mandi, hingga berbagai macam masker (baik masker buat muka maupun masker medis). Dan disitu juga banyak skincare dan alat-alat makeup yang bisa dicoba cewek-cewek.
Di sebelahnya terdapat juga perhiasan, tas, topi, bahkan tote bag yang unyu-unyu pun ada disini. Kemudian beralih ke tempat khusus mainan anak, dimana kita bisa mencari berbagai macam mainan, misalnya mobil-mobilan, 3d puzzle, dan boneka binatang pun ada.
Salah satu jualan utama dari toko ini adalah mainan yang disebut “Blind Box”, dimana kita membeli sekotak mainan itu namun isinya random, ini mirip-mirip dengan “mystery box” yang biasa dijual di toko online kali ya.
Dan di KKV juga turut menjual alat tulis, alat lukis, kanvas, krayon, buku diary, hingga gambar pajangan. Lalu saya juga menemukan tanaman hias (tiruan), charger handphone hingga headphone wireless yang desainnya kawaii sekali!
Dan yang terakhir, salah satu kelebihan utama dari toko ini adalah kasirnya yang dipisah-pisah berdasarkan cara membayar. Disana disediakan tempat bagi yang membayar tunai dan tempat khusus bagi yang membayar dengan cara non tunai (debit atau QRIS).
Jadi intinya, supermarket KKV ini sangat kekinian, interiornya estetik, instagrammable dan ramah bagi siapa saja, serta barang-barangnya sangat beragam dan memberikan banyak pilihan.
Tapi saya beri tips-tips berikut, antara lain disini ada tempat khusus produk nonhalal (mengandung bagong, eh babi), jadi bagi yang muslim harus cermat dan teliti ya… Serta berbelanjalah sesuai kemampuan dan kebutuhan, itu saja.
Mudah-mudahan toko ini banyak buka cabang di kota-kota lain, serta diperbanyak lagi produk lokalnya, khususnya produk UMKM daerah setempat.
Sekian tulisan singkat ini, mohon maaf kalau ada salah-salah… Udahan dulu nulisnya…
Bandung, 28 Agustus 2023
Artikel ini ditulis pada tanggal 28 Agustus 2023, serta diperbarui pada 5 Februari 2024.
Sejak masih kecil, aku sangat suka sekali dengan iklan televisi. Saking sukanya, akupun sampai disebut teman-teman dan keluarga sebagai “korban iklan”.
Dimulai dari TK nol besar hingga saat ini, saya sangat suka menyaksikan dan mengingat iklan-iklan, walaupun saat ini sudah mulai jarang nonton TV.
Salah satu masa-masa yang paling indah soal iklan TV yaitu pada masa sekolah di era 2000’an, tepatnya sejak kelas 1 sampai menginjak bangku SMK. Di masa itu sudah banyak sekali iklan-iklan yang kuingat sampai sekarang…
Berikut adalah iklan-iklan yang saya ingat saat masih anak-anak dulu…
Iklan Ena’o versi Ruhut Sitompul (ala Charlie’s Angels). Diakhiri dengan slogan “Mantap, Ayo!”, sering muncul di program Kencan Enak Ena’o di Indosiar sekitaran tahun 2006. Versi radionya juga ada, sering nongol di Radio Elshinta.
Iklan Kapsul Samurat dari Dua Putri Dewi. Isi iklannya begini:
1: Aduh… kakiku pegel linu, cekot cekot…..
2: itu disebabkan asam urat tinggi.
Narator: Kapsul Samurat Dua Putri Dewi. Meredakan asam urat anda.
Dua Putri Dewi….. Langganan Yok!
Iklan KukuBima Energi versi trio macan tayang sekitar tahun 2008 (saya masih SMP)
Iklan Fres and Natural Cologne Gel, versi awal, tayang kemungkinan tahun 2004. Ada dua versi, yaitu versi dikamar serta di konser. Produk ini sempat jadi sponsor program Kamar Kita-Kita di SCTV setiap minggu sore
Iklan parfum Fers and Natural Mix and Match, modelnya kece-kece….!
Iklan Pagoda Pastilles versi ice skating. “Pastilles pasti Pagoda! Yang pasti-pasti aja deh!”
Iklan Tetra Pak, sekitaran tahun 2001-an
Iklan penyegar udara “Refresh”, tayang sekitaran Januari 2001. Menceritakan seorang pria yang sangat sayang pada ikan peliharaannya.
Iklan Segar DIngin versi Dik Doang versi awal. Slogannya yaitu “Langsung Dingin Pasti Segar Istimewawawawawawaw…..!” Sempat jadi sponsor kuis Siapa Berani di Indosiar
Iklan Frestea versi paling awal, latar iklannya di pasar. Setahu saya iklan ini pernah tayang pada pertengahan 2002.
Iklan Telkom 007 versi panjang dengan theme songnya
Iklan susu Fristi, masih diproduksi oleh Susu Bendera. Slogannya yaitu “Fristi, Hidupkan Imajinasimu!”
Iklan Garuda Indonesia versi kejar-kejaran kucing dan anjing atau kucing dan tikus? Kemungkinan iklan ini tayang pada tahun 2005
Iklan motor Kanzen
Iklan susu Yahuiii
Iklan minuman Anda, dibintangi Ria Enes dan Susan. Slogan iklan ini yaitu “Teman Ceria Setiap Saat, Iya Toh?”, dan diucapkan langsung oleh Susan.
Iklan korek api Tokai, pernah tayang di Indosiar dan Radio Elshinta, jinglenya diawali dengan “Tokai Oke, Tokai Oke, Tokai Oke…..”
Iklan Kratingdeng versi Asmuni Srimulat, isi slogannya “Kratingdeng, minuman bernergi yang Siiiiiip Deh!”
Iklan Hemaviton Health Drink versi Koes hendratmo (slogannya “Berpacu Menuju Stamina Sehat”), dilanjutkan dengan iklan Hemaviton Energy Drink (?) yang menampilkan seorang drummer, kemungkinan tayang pada tahun 2004
Iklan GaGa Mie So’un, menampilkan Tarzan dengan seragam ala kumpeni Belanda. Diakhiri dengan slogan “Gaga Mie So’un, Mi Zaman Sekarang!!!”
Iklan Vegeta yang menampilkan seorang dokter atau ahli gizi(?), sempat muncul sebagai sponsor kuis Game Zone di TPI
Iklan Cooling 5, versi tenggorokan dipaku-paku. Iklan ini sangat seram sekali, sampai-sampai saya nyumput ke kamar… Tayang sekitar tahun 2001
Iklan obat nyamuk Top Super Jumbo, menampilkan dua orang hansip (?), tayang sekitaran 2000-2001
Iklan obat nyamuk ABC atau….. saya lupa lagi, sekitaran tahun 2000-2001. Saya cuma inget akhir jingle iklan ini (nyamuk kalang kabut…..)
Iklan susu atau permen Dopio, tayang tahun 2000-2001 kalau nggak salah.Sama kayak yang tadi, saya juga cuma inget ujung jingle iklannya (Dopio, segarnya kemana-mana….)
Iklan susu kental manis cap bendera versi pukulan maut. Slogannya adalah “Baru, Susu Kental Manis Bendera dengan PRO AA!”
Iklan Vita Jelly. Isi iklanny seperti ini: Sumpah, Vita Jelly Enak lho… diulangi dua kali, diakhiri dengan “Vita Jelly, nggak cukup sekale, nggak cukup sekale…
Iklan Basmingin, saingan Antangin JRG dan Tolak Angin. Saya cuma apal akhir iklannya saja (Basmingin, ????? Yo’i…..)
Iklan Orangin, ceritanya sekelompok pemuda yang ramai2 melirik cewek cantik, namun setelah dress-nya(?) si cewek tersibak dibawa angin dan bekas kerokannya keliatan, para pemuda tersebut terkejut. Slogan iklan ini adalah “Masuk Angin? Libas pake… Orangin khan…..”
Iklan Larutan cap Kaki Tiga versi konser dan rapat.
Iklan Sasa yang ceritanya ibu2 yang bergaya seperti pendekar(?)
Iklan jamu yang slogannya “Pinggampangramping…”, mereknya saya tidak tahu.
Iklan biro wisata Panorama, sering muncul di RCTI pagi-pagi. Tayang sekitar awal tahun 2010.
Yah, itulah tadi sebagian iklan yang saya ingat sepanjang tahun 2000an ini. Mungkin sebagian iklannya ada, tetapi ada juga yang tidak ada.
Kalau pengen tahu iklan-iklan di daftar ini ada atau tidak, silakan cari sendiri di YouTube, atau tanyakan langsung ke Museum Iklan Indonesia, bisa lewat Discord maupun sosmednya…
Sudah dulu nulis blognya, keburu ngantuk….
Bandung City September 11, 2022
Postingan ini sebelumnya diberi judul “Memori Iklan TV Jadul”
Beberapa hari berlalu, serangan tentara Rusia ke wilayah Ukraina tidak terbendung. Diplomasi sebelumnya terus dilakukan secara maraton agar perang tidak terjadi. Diplomasi ke diplomasi hanya berhenti di meja perundingan. Kata sepakat sulit terwujud.
Itulah ego sebuah negara dengan mengatasnamakan kedaulatan bangsa dan negara menjadi dalil untuk tetap pada prinsipnya. Sementara hak-hak asasi manusia terabaikan begitu saja tanpa ada yang peduli.
Arogansi sebuah bangsa dan negara merasa digjaya senantiasa selalu ada. Terlebih kemampuan teknologi alutsista (alat utama sistem persenjataan) melebihi standar bangsa dan negara-negara lain di dunia. Siang dan malam dentuman peluru dan rudal kedua negara sudah merobek telinga warga serta masyarakat yang terdampak langsung ataupun tidak langsung.
Sejak hari pertama serangan, kerugian demi kerugian sudah didapat kedua belah pihak. Bukan hanya perang fisik dengan persenjataan canggih, melainkan perang psikologis pun dilancarkan untuk memberikan pesan pada warga dan penduduk dunia bahwa setiap negara mempertahankan kedaulatan. Oleh karena itu, setiap ada aksi pasti ada reaksi.
Di era global seharusnya perang terbuka tidak terjadi karena media komunikasi sudah tidak terhalang jarak. Ini terindikasi karena ada catatan historis kedua negara yang belum clear & clean dan ini memicu saling klaim wilayah yang diperebutkan.
Sebetulnya dalam perspektif geostrategis, Rusia memiliki kepercayaan diri menjadi negara adidaya di wilayah Eropa. Momentum ini mempertunjukan pada dunia bahwa Rusia memiliki kemampuan sama dengan negara adidaya Amerika Serikat yang selama ini mempertontonkan kehebatannya.
Kemanusiaan yang terkoyak
Dentuman bombardir perang terbuka kedua negara dengan ego masing-masing memperlihatkan jati dirinya. Namun di sisi lain menyisakan persoalan kemanusiaan yang menyakitkan. Bayangkan saat perang terjadi, nyawa manusia tidak ada harganya, mayat-mayat bergelimpangan, infrastruktur untuk kehidupan masyarakat rusak, dan harapan hidup masyarakat cenderung pesimistis, bahkan tidak ada harapan.
Faktanya sejak zaman dulu hingga saat ini, perang terbuka ataupun tersembunyi karena ego dan kekuasaan semata akan melahirkan generasi saling mewarisi dan menstimulasi karakter pembenci. Hak asasi yang menjadi landasan hidup di dunia berlaku untuk bangsa dan negara di mana pun berada. Namun ketika terjadi peperangan, eksistensi hak asasi manusia terkubur.
Kekuatan persenjataan Rusia tidak diragukan. Berbagai alutsista yang dikembangkan benar-benar memiliki daya akurasi cukup tinggi untuk menembus target sasaran. Bukan menang atau kalah secara terbuka. Namun, ada yang paling penting untuk dipahami dalam konteks ini. Bagi Rusia bukan masalah menang karena jauh sebelum perang terbuka, perbandingan kekuatan lebih unggul dari Ukraina.
Pertunjukan Rusia memberikan pesan bahwa negara ini memiliki kekuatan penuh sebagai negara yang diperhitungkan dunia. Uji coba berbagai alutsista sebagai ajang promosi kepada negara-negara lain bahwa produk alutsista yang dikembangkan dapat akses oleh negara lain yang membutuhkan. Momentum perang terbuka, selain promosi, juga mengevaluasi daya ledak rudal-rudal dan sistem akurasi target sasaran.
Ukraina sebagai negara yang dianggap kelinci percobaan dari alutsista Rusia yang dikembangkan, secara psikologis tidak menerima perlakuan tersebut sehingga melakukan perlawanan dengan kemampuan penuh. Pernyataan-pernyataan terbuka Presiden Ukraina menyikapi peperangan yang terjadi di negaranya menjadi sasaran serangan bahwa siapa pun yang akan mengambil kedaulatan negaranya, ada konsekuensi yang harus diterima.
Walaupun Ukraina menyadari tidak memiliki kekuatan militer seperti yang dimiliki Rusia, tetapi harga diri negara dipertaruhkan di mata dunia. Terlebih saat ini Ukraina menyayangkan pihak NATO atau sekutunya yang tidak merespons dan tidak adanya keberpihakan secara terbuka kepada Ukraina yang sedang diserang oleh Rusia.
Apa pun alasannya, perang tetaplah perang yang akan mengakibatkan luka lahir dan batin bahkan kematian yang sangat mengerikan. Ada kemanusiaan yang terkoyak dari perang yang dilakukan antar-negara.
Ditulis oleh Ace Somantri, Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung dengan perbaikan seperlunya
”Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji‘uun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (QS Al-Baqarah (2): 155-156).
Tidak mustahil kita termasuk orang yang lupa dengan ayat ini, ketika sakit datang menimpa yang diingat oleh kita, sakit harus segera disembuhkan. Padahal yang dituntut Allah SWT hanya sabar dan tawakal berserah diri kepada-Nya dengan jalan ikhtiar dan berusaha maksimal sesuai dengan kemampuan kita, lalu berikrar “Sungguh kami ini kepunyaan Allah dan hanya kepada-Nya kami akan kembali.”
Ketika kita sakit, jangan dihadapi dengan stres, gelisah, atau galau karena sakit kita ingin segera sembuh. Jangan juga kita sampai berobat dengan cara yang tidak halal.
Ketika ara sahabat ditimpa sebuah penyakit, mereka diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berobat. ”Berobatlah karena sesungguhnya Allah tidak membuat penyakit kecuali Dia membuat obatnya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit tua.” (Sunan Abi Dawud Kitab At-Thib bab Fir-Rajul Yatadwa no. 3857).about:blank
Wabah Covid-19 yang melanda hampir semua negara, belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, termasuk yang melanda negeri kita. Hampir setiap hari kita menerima kabar banyak orang terpapar Covid-19. Bahkan yang mengejutkan lagi hampir setiap waktu kita juga mendengar berita orang yang meninggal karena wabah ini.
Sebagai orang yang beriman tentu saja kita harus yakin bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan ujian yang datangnya dari Allah SWT.
Bersabar dan tetap husnuzan kepada Allah SWT serta terus berikhtiar menjaga diri dengan menerapkan konsep hidup sehat. Ikhtiar menjalankan protokol kesehatan yang berlaku pada saat ini, itu semua merupakan upaya dan ikhtiar kita sebagai manusia dalam menghadapi wabah covid-19.
Sabar adalah salah satu terapi penyakit hati. Kata sabar mudah diucapkan, tetapi aplikasinya dalam kehidupan butuh kesungguhan. Ketika seseorang yang mendapat musibah dapat menghadapinya dengan ikhlas dan sabar, Allah akan menaikkan keimanannya dan menyediakan pahala baginya menjadi salah satu keutamaan sabar.
Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan atau ujian yang berat di luar batas kemampuan hamba-Nya. Maka dari itu, kita harus bersyukur ketika Allah memberikan ujian kepada kita yang bertanda bahwa Allah masih menyayangi hamba-Nya. Apalagi ketika ujian itu bisa dilewati dengan baik tanpa mengeluh, bersabar, dan menikmati apa yang Allah kasih, akan membuat kita menjadi lebih mendewasakan diri.
Sabar itu bentuk kemampuan pengendalian diri sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekukuhan jiwa orang yang dimilikinya. Semakin tinggi kesabaran yang dimiliki seseorang, semakin kukuh juga ia dalam menghadapi segala macam masalah yang terjadi dalam kehidupannya.
Sabar selalu mendatangkan hal-hal baik dalam kehidupan, bahkan meskipun kita tengah menghadapi masalah ataupun ujian. Setiap masalah dan ujian yang kita hadapi pasti akan mendatangkan hikmah dan kebaikan dalam diri serta kehidupan kita. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis:
“Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim). Wallaahu a’lam bishshawab.
Syarif Sahidin, M.Sos. Kaprodi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung)
Proses peluncuran jurnal Bayani dan Safjour. Dari kiri ke kanan: Erfan Erfiansyah, Abin Suarsa, Ahmad Rifai, & Dr. Syahrir.
Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPPAIK) dan Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) resmi meluncurkan dua jurnal sekaligus, yaitu ”Bayani” dan Sustainability Accounting and Finance Journal atau disingkat ”Safjour” pada Jumat 19 Maret 2021.
Acara peluncuran jurnal yang diisi dengan diskusi ilmiah ini diresmikan oleh Rektor UMBandung Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd. secara daring dan disiarkan langsung melalui channel youtube resmi kampus. Dalam sambutannya, Suyatno berterima kasih kepada LPPAIK dan seluruh pihak yang terlibat.
”Peluncuran kedua jurnal ini menjadi momentum yang sangat baik untuk pengembangan akademik, budaya riset, dan budaya menulis di kalangan para sivitas UMBandung, khusunya para dosen. Saya berharap, hal ini juga akan menjadi motivasi bagi para mahasiswa,” kata Prof. Suyatno.
Selain rektor, peluncuran dua jurnal ini juga dihadiri Kepala LPPAIK UMBandung Ace Somantri, Kaprodi Akuntansi UMBandung Erfan Erfiansyah, dan dimoderatori oleh Ahmad Rifai. Sementara yang bertindak sebagai pembicara yaitu Syahril, Abin Suarsa, dan Ahmad Zaini Miftah.
Syahril menjelaskan tentang bagaimana data-data kuantitatif dalam suatu penelitian bisa diarahkan ke kualitatif. Menurutnya, tidak ada kategorisasi kualitatif dan kuantitatif dalam dalam suatu penelitan. Sebabnya, sekuantitatif sebuah penelitian pasti ada kualitatifnya. Begitu pula sebaliknya, sekuantitatif sebuah penelitian juga ada kualitatifnya.
”Tinggal kita memilih, sebuah penelitian kalau data konsentris yang akan kita berikan hasil penelitian tersebut juga memastikan data kuantitatif. Sebaliknya, kalau dalam penelitian kualitatif kita lakukan, maka hasil yang akan kita dapatkan pun data-data kualitatif,” kata Syahril.
Pembicara kedua, Abin Suarsa, menjabarkan bagaimana proses terbentuknya ”Safjour”. Menurut Abin, jurnal tersebut terbentuk didasarkan kepada empat paradigma dalam penelitian akuntansi, yaitu positivisme, interpertifisme, kritisme, dan postmodernisme.
Keempat paradigma tersebut, kata Abin, didasarkan pada tulisan Burrell dan Morgan yang berjudul ”Sociological Paradigms and Organisational Analysis” (1979) serta tulisan W.F. Chua dengan judul ”Radical Developments in Accounting Thought” (1986).
Abin juga menyebut, mereka akan menantang pemikiran-pemikiran liar tentang akuntansi serta tetap menerima artikel tentang akuntansi filsafat, akuntansi religiusitas, akuntansi budaya, akuntansi gender, dan akuntansi yang berhubungan dengan sustainability (CSR).
”Ini yang kemudian kita menganggap bahwa jurnal ini kami persembahkan untuk semua paradigma sehingga akan menghilangkan keempat ego dari paradigma itu sendiri,” kata Abin.
Sementara itu, pembicara ketiga Ahmad Zaini Miftah memaparkan mengenai kebijakan partisipatoris di perguruan tinggi. Dalam pemaparannya, Ahmad menguraikan perbedaan kebijakan penanganan pandemi Covid-19 di sejumlah negara.
Selain itu, Ahmad juga membandingkan data jumlah kasus covid-19 Kota Bandung dengan Pemprov Jawa Barat. Ahmad. Kemudian memaparkan tentang evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti beserta hubungannya di perguruan tinggi.
”Kita akui, pada kenyataannya banyak sekali kebijakan yang diambil atau dibuat hanya berdasarkan intuisi. Misalnya berdasarkan perasaan atau pemahaman umum, pengalaman dari pengambil kebijakan, ideologi secara teoritis, opini publik, atau bahkan kebijakan diambil hanya berdasarkan kepentingan politik,” kata Ahmad.
Tim Persib Bandung zaman dahulu (Sumber: historia.id)
Persib Bandung sudah menjadi ikon dan bagian dari Jawa Barat yang tak terpisahkan. Sejarahnya yang panjang serta prestasi yang melimpah ditambah dukungan dari bobotoh yang militan dan setia, membuat klub ini tak hanya terkenal di Jawa Barat, tetapi di seluruh Indonesia.
Namun sebagian para bobotoh ada juga yang belum mengetahui sejarah awal perkembangan Persib Bandung. Ingin tahu lebih jelas? Mari kita mengenal sejarah awal Persib Bandung, seperti dikutip dari buku Persib Aing (2007) dan sumber lainnya.
Awal mula Persib Bandung dimulai dari berdirinya Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada 1923. BIVB kemudian menjadi salah satu pendiri dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berdiri pada 19 April 1930 di Yogyakarta.
Ketua umum pertama BIVB adalah Mr. Syamsudin, serta dilanjutkan oleh R. Atot, putra dari tokoh pejuang wanita Raden Dewi Sartika.
Selama era 1920-an, BIVB juga pernah bertanding di luar kota seperti Yogyakarta dan Jakarta. Namun kemudian nama BIVB menghilang dari peredaran.
Pada awal dekade 1930-an, muncul pula dua klub sepakbola lainnya, yaitu Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB).
Pada 14 Maret 1933, kedua klub tersebut melakukan merger dan lahirlah Persib Bandung. Anwar St. Pamoentjak dipilih sebagai ketua umum pertama, sedangkan klub-klub anggota yang masuk ke dalam internal Persib antara lain SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JPO, MALTA, dan Merapi.
Selain Persib, pada masa itu juga ada klub sepakbola yang dimiliki orang-orang Belanda yang bernama Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Klub ini ternyata lebih dikenal dibandingkan dengan Persib karena VBBO lebih banyak bertanding di lapangan UNI dan SIDOLIG yang terletak di pusat kota, sedangkan Persib lebih banyak bermain di pinggiran kota seperti Tegallega dan Ciroyom.
Menjelang pendudukan Jepang, Persib menjadi satu-satunya klub sepak bola di Bandung karena VBBO membubarkan diri (meskipun sempat ingin berganti nama menjadi PSBS).
Selain itu, VBBO juga menyerahkan tiga lapangan miliknya, yaitu UNI, SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan SPARTA (kini Stadion Siliwangi) kepada Persib. Kemudian klub anggota VBBO seperti UNI dan SIDOLIG juga masuk ke dalam klub internal Persib.
Pada era 1930-an, Persib mengikuti kompetisi Perserikatan untuk pertama kali pada 1937 di Solo. Di kompetisi itu Persib keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1 di Stadion Sriwedari. Sejumlah pemain seperti Enang Durasid, Komar, Jasin, Arifin, Kucid, Edang, Ibrahim Iskandar, Saban, Sugondo, dan Adang termasuk ke dalam skuad yang bermain di partai puncak tersebut.
Pada tahun berikutnya Persib justru tidak lolos ke final kejuaraan Perserikatan, setelah dikalahkan oleh VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra), yang kemudian menjadi juara setelah mengalahkan Persebaya Surabaya.
Kemudian di kompetisi Perserikatan tahun 1939 di Yogyakarta, Persib hanya mampu menempati peringkat ketiga, di bawah Persis Solo dan PSIM Yogyakarta.
Pada era 1940-an, seluruh kompetisi sepakbola dihentikan karena masuknya pasukan Jepang. Seluruh klub sepakbola dibubarkan (termasuk Persib) dan diganti dengan sebuah perkumpulan olahraga yang disebut Rengo Tai Iku Kai. Meskipun tidak eksis, nama Persib tetap hidup di hati tokoh sepakbola dan para pejuang Bandung kala itu.
Pada masa Revolusi Fisik pasca-Indonesia merdeka, Persib mulai menujukkan tajinya. Namun karena situasi dan kondisi yang tidak mendukung, Persib terpaksa didirikan di luar kota seperti Tasikmalaya, Sumedang, dan Yogyakarta. Hal tersebut dilakukan karena para tokoh Persib yang juga merupakan pejuang dan prajurit Siliwangi harus meninggalkan Bandung ke Yogyakarta.
Baru pada 1948, Persib baru bisa didirikan lagi di Bandung oleh dr. Musa, H. Alexa, Rd. Sugeng, dan A. Munadi sebagai ketuanya.