Tag: repost

  • Rusia-Ukraina, New Adidaya

    Rusia-Ukraina, New Adidaya

    Beberapa hari berlalu, serangan tentara Rusia ke wilayah Ukraina tidak terbendung. Diplomasi sebelumnya terus dilakukan secara maraton agar perang tidak terjadi. Diplomasi ke diplomasi hanya berhenti di meja perundingan. Kata sepakat sulit terwujud.

    Itulah ego sebuah negara dengan mengatasnamakan kedaulatan bangsa dan negara menjadi dalil untuk tetap pada prinsipnya. Sementara hak-hak asasi manusia terabaikan begitu saja tanpa ada yang peduli.

    Arogansi sebuah bangsa dan negara merasa digjaya senantiasa selalu ada. Terlebih kemampuan teknologi alutsista (alat utama sistem persenjataan) melebihi standar bangsa dan negara-negara lain di dunia. Siang dan malam dentuman peluru dan rudal kedua negara sudah merobek telinga warga serta masyarakat yang terdampak langsung ataupun tidak langsung.

    Sejak hari pertama serangan, kerugian demi kerugian sudah didapat kedua belah pihak. Bukan hanya perang fisik dengan persenjataan canggih, melainkan perang psikologis pun dilancarkan untuk memberikan pesan pada warga dan penduduk dunia bahwa setiap negara mempertahankan kedaulatan. Oleh karena itu, setiap ada aksi pasti ada reaksi.

    Di era global seharusnya perang terbuka tidak terjadi karena media komunikasi sudah tidak terhalang jarak. Ini terindikasi karena ada catatan historis kedua negara yang belum clear & clean dan ini memicu saling klaim wilayah yang diperebutkan.

    Sebetulnya dalam perspektif geostrategis, Rusia memiliki kepercayaan diri menjadi negara adidaya di wilayah Eropa. Momentum ini mempertunjukan pada dunia bahwa Rusia memiliki kemampuan sama dengan negara adidaya Amerika Serikat yang selama ini mempertontonkan kehebatannya.

    Kemanusiaan yang terkoyak

    Dentuman bombardir perang terbuka kedua negara dengan ego masing-masing memperlihatkan jati dirinya. Namun di sisi lain menyisakan persoalan kemanusiaan yang menyakitkan. Bayangkan saat perang terjadi, nyawa manusia tidak ada harganya, mayat-mayat bergelimpangan, infrastruktur untuk kehidupan masyarakat rusak, dan harapan hidup masyarakat cenderung pesimistis, bahkan tidak ada harapan.

    Faktanya sejak zaman dulu hingga saat ini, perang terbuka ataupun tersembunyi karena ego dan kekuasaan semata akan melahirkan generasi saling mewarisi dan menstimulasi karakter pembenci. Hak asasi yang menjadi landasan hidup di dunia berlaku untuk bangsa dan negara di mana pun berada. Namun ketika terjadi peperangan, eksistensi hak asasi manusia terkubur.

    Kekuatan persenjataan Rusia tidak diragukan. Berbagai alutsista yang dikembangkan benar-benar memiliki daya akurasi cukup tinggi untuk menembus target sasaran. Bukan menang atau kalah secara terbuka. Namun, ada yang paling penting untuk dipahami dalam konteks ini. Bagi Rusia bukan masalah menang karena jauh sebelum perang terbuka, perbandingan kekuatan lebih unggul dari Ukraina.

    Pertunjukan Rusia memberikan pesan bahwa negara ini memiliki kekuatan penuh sebagai negara yang diperhitungkan dunia. Uji coba berbagai alutsista sebagai ajang promosi kepada negara-negara lain bahwa produk alutsista yang dikembangkan dapat akses oleh negara lain yang membutuhkan. Momentum perang terbuka, selain promosi, juga mengevaluasi daya ledak rudal-rudal dan sistem akurasi target sasaran.

    Ukraina sebagai negara yang dianggap kelinci percobaan dari alutsista Rusia yang dikembangkan, secara psikologis tidak menerima perlakuan tersebut sehingga melakukan perlawanan dengan kemampuan penuh. Pernyataan-pernyataan terbuka Presiden Ukraina menyikapi peperangan yang terjadi di negaranya menjadi sasaran serangan bahwa siapa pun yang akan mengambil kedaulatan negaranya, ada konsekuensi yang harus diterima.

    Walaupun Ukraina menyadari tidak memiliki kekuatan militer seperti yang dimiliki Rusia, tetapi harga diri negara dipertaruhkan di mata dunia. Terlebih saat ini Ukraina menyayangkan pihak NATO atau sekutunya yang tidak merespons dan tidak adanya keberpihakan secara terbuka kepada Ukraina yang sedang diserang oleh Rusia.

    Apa pun alasannya, perang tetaplah perang yang akan mengakibatkan luka lahir dan batin bahkan kematian yang sangat mengerikan. Ada kemanusiaan yang terkoyak dari perang yang dilakukan antar-negara.

    Ditulis oleh Ace Somantri, Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung dengan perbaikan seperlunya

    Artikel ini pernah dimuat di Bandungmu.com dengan judul: https://bandungmu.com/rusia-ukraina-new-adidaya/

  • Sabar Menghadapi Musibah

    Sabar Menghadapi Musibah

    ”Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji‘uun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (QS Al-Baqarah (2): 155-156).

    Tidak mustahil kita termasuk orang yang lupa dengan ayat ini, ketika sakit datang menimpa yang diingat oleh kita, sakit harus segera disembuhkan. Padahal yang dituntut Allah SWT hanya sabar dan tawakal berserah diri kepada-Nya dengan jalan ikhtiar dan berusaha maksimal sesuai dengan kemampuan kita, lalu berikrar “Sungguh kami ini kepunyaan Allah dan hanya kepada-Nya kami akan kembali.”

    Ketika kita sakit, jangan dihadapi dengan stres, gelisah, atau galau karena sakit kita ingin segera sembuh. Jangan juga kita sampai berobat dengan cara yang tidak halal.

    Ketika ara sahabat ditimpa sebuah penyakit, mereka diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berobat. ”Berobatlah karena sesungguhnya Allah tidak membuat penyakit kecuali Dia membuat obatnya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit tua.” (Sunan Abi Dawud Kitab At-Thib bab Fir-Rajul Yatadwa no. 3857).about:blank

    Wabah Covid-19 yang melanda hampir semua negara, belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, termasuk yang melanda negeri kita. Hampir setiap hari kita menerima kabar banyak orang terpapar Covid-19. Bahkan yang mengejutkan lagi hampir setiap waktu kita juga mendengar berita orang yang meninggal karena wabah ini.

    Sebagai orang yang beriman tentu saja kita harus yakin bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan ujian yang datangnya dari Allah SWT.

    Bersabar dan tetap husnuzan kepada Allah SWT serta terus berikhtiar menjaga diri dengan menerapkan konsep hidup sehat. Ikhtiar menjalankan protokol kesehatan yang berlaku pada saat ini, itu semua merupakan upaya dan ikhtiar kita sebagai manusia dalam menghadapi wabah covid-19.

    Sabar adalah salah satu terapi penyakit hati. Kata sabar mudah diucapkan, tetapi aplikasinya dalam kehidupan butuh kesungguhan. Ketika seseorang yang mendapat musibah dapat menghadapinya dengan ikhlas dan sabar, Allah akan menaikkan keimanannya dan menyediakan pahala baginya menjadi salah satu keutamaan sabar.

    Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan atau ujian yang berat di luar batas kemampuan hamba-Nya. Maka dari itu, kita harus bersyukur ketika Allah memberikan ujian kepada kita yang bertanda bahwa Allah masih menyayangi hamba-Nya. Apalagi ketika ujian itu bisa dilewati dengan baik tanpa mengeluh, bersabar, dan menikmati apa yang Allah kasih, akan membuat kita menjadi lebih mendewasakan diri.

    Sabar itu bentuk kemampuan pengendalian diri sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekukuhan jiwa orang yang dimilikinya. Semakin tinggi kesabaran yang dimiliki seseorang, semakin kukuh juga ia dalam menghadapi segala macam masalah yang terjadi dalam kehidupannya.

    Sabar selalu mendatangkan hal-hal baik dalam kehidupan, bahkan meskipun kita tengah menghadapi masalah ataupun ujian. Setiap masalah dan ujian yang kita hadapi pasti akan mendatangkan hikmah dan kebaikan dalam diri serta kehidupan kita. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis:

    “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim). Wallaahu a’lam bishshawab.

    Syarif Sahidin, M.Sos.
    Kaprodi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung)

    Artikel ini pernah dimuat di Bandungmu.com dengan judul: https://bandungmu.com/sabar-menghadapi-musibah/

  • Mengetahui pria/wanita atau cewek/cowok dengan melihat FB-nya

    Untuk mengetahui kamu pria (dewasa) atau cowok, wanita (dewasa) atau cewek, bisa dilihat dari cara kamu menggunakan Jejaring Sosial seperti Facebook. Ini perbandingannya.

    Nama
    Pria/wanita: pakai nama asli

    contoh: Putra Utama atau Putri Nirmana, eh salah, Putri Nirmala

    Cowok/Cewek: pakai nama sepanjang tali jemuran
    contoh: Poetra Oetama Chayank Khamoe Celamanya atau Putrie Dewie Tak Ingin Dishakitie

    StatusPria/wanita: mengisi kesenggangan dengan maen fesbuk

    Cowok/cewek: sibuk maen fesbuk sampe gak ada waktu senggang

    Tulisan Status
    Pria/wanita: kalo pun bikin status tapi jelas, singkat dan padat

    Cowok/cewek: status dibikin pakai kalkulator DAN aneh
    contoh: ‘4QuH m0 b0Bo’ atau ‘m0 bObO t4pi…?’

    Status hubungan
    Pria/wanita: banyak yang disembunyikan, soalnya itu privasi dan gak penting juga

    Cowok/cewek: hari ini Lajang, besok Nikah, trus Lajang lagi kemudian tunangan kemudian berpacaran dengan si A atau si B (pusing)

    Hubungan kekeluargaan
    Pria/wanita: jarang ada

    Cowok/cewek: adiknya si A, kakaknya si B C D E F G, paman si H, nenek si I, Cucu si J, Bapak si K, Emak si L (lebih mirip keluarga cemara)

    PP (Foto profil)
    Pria/wanita: jarang ganti

    Cowok/cewek: sering gonta ganti

    Upload foto
    Pria/wanita: jarang upload

    Cowok/cewek: sering upload foto, lagi sama si itu di upload, lagi nyetir mobil di upload, lagi tidur, lagi di toilet, lagi makan pokoknya semua di upload

    Like status
    Pria/wanita: kalo suka sama status seseorang kasih Like

    Cowok/cewek: suka gak suka malah gak ngerti yang penting Like dan berharap Like balik

    FP
    Pria/wanita: baca Fp kalo suka kasih Like, kalo coment sekedarnya

    Cowok/cewek: suka gak suka Like, kalo coment “Add me”

    Komen
    Pria/wanita: baca status ini senyum senyum

    Cowok/cewek: kampret nyindir gue, syirik aja lo….

    Nah, anda termasuk yang mana…?

    (diambil dari sebuah forum)

  • Kisah Pemuda Playboy dan Si Maho

    Ada 2 pemuda tanggung yang masing-masing bernama Joni yang playboy dan Martin yang maho (kalau siang namanya Martin dan malam namanya Martina). Suatu hari mereka tersesat diebuah desa tak berpenghuni, dan ketika keduanya kesulitan mencari jalan keluar tiba-tiba joni menemukan lampu ajaib namun karena lampunya kotor, Joni coba membersihkan lampu. Saat Joni membersihkan lampu, tiba-tiba keluar jin penghuni botol berpakaian Jawa. Sang jin memberikan Joni & Martin tiga permintaaan.

    Jin Jawa   : Aku punya tiga permintaan. Kamu, Joni, apa permintaan pertamamu?
    Joni           : Aku minta cewek diselatan rumahku jadi cantik semua!
    Jin Jawa   : Kalau Martin, apa permintaan pertamamu?
    Martin        : Saya minta motor saja…
    Jin Jawa    : Kalau motor mah gampang….. Apa permintaan keduamu, Joni?
    Joni           : Saya minta cewek di barat rumahku jadi cantik semua!
    Jin Jawa    : Kalau martin?
    Martin        : Aku minta dua helm aja….
    Jin Jawa    : Hmm……… OK, kalo itu yang kamu mau. Sekarang permintaan terakhir kalian apa?
    Joni            : Aku mau semua cewek di daerah barat sama selatan rumahku jadi pacarku! Hahahahhaha…
    Jin Jawa    : Martin, jangan diam saja. Apa permintaan terakhirmu?
    Martin        : Permintaan terakhirku…… aku minta dua permintaan lagi. Pertama, batalkan semua permintaannya si Joni, Dan yang kedua, aku mau Joni jadi pacarku selamanya, karena pertama kali lihat dia, aku langsung suka sama dia…
    Jin Jawa    : Permintaan kalian dikabulkan!
    Joni            : AAAAAAKKKKKKHHHHHHH….!

    Akhirnya mereka berdua pun naik motor berdua. Motor dan helm yang mereka gunakan adalah pemberian Jin Jawa. Dan mereka pun hidup bahagia selamanya…..

    (diambil dari sebuah forum, dengan sedikit perbaikan)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai